ToF Laboratory

Tuntutan dan sekaligus kebutuhan untuk selalu mengembangkan skill dan science dalam menghasilkan berbagai teknik fasilitasi yang semakin profesional dan  telah teruji secara ilmiah menjadi salah satu dambaan lahirnya Technology of Facilitation Laboratory.

Pengembangan ToF Laboratory ini menjadi buah hasil kerjasama dengan Penala Hati Nusantara sebagai salah satu lembaga profesional yang telah cukup lama berkiprah dalam dunia fasilitasi di Indonesia. Kemitraan dan sinergi antara dua kekuatan utama yaitu para praktisi yang sarat pengalaman dengan para akademisi yang senantiasa kritis dan haus ilmu akan menjadi agenda penting yang diharapkan kelak bisa melahirkan berbagai kreasi dan publikasi tentang penemuan baru/inovas berbagai teknik/metode fasilitasi yang lebih  efektif sekaligus menarik baik dalam sisi proses penyampaian maupun hasil outputnya.

Komitmen untuk menjadikan ToF Lab sebagai salah satu center of exellence yang pertama dan utama dalam pengembangan dan pengujian berbagai teknik & metode ilmiah beserta publikasinya  di bidang fasilitasi di Indonesia membuat keberadaannya dinilai sangatlah strategis dan tentu kiprahnya kian ditunggu di masa mendatang baik oleh para fasilitator maupun oleh stakholder/mitra kami  baik dari kalangan provider pelayanan  (pemerintah maupun swasta) maupun masyarakat sebagai pengguna pelayanan.

Tahap awal pengembangan ToF Lab ini adalah merekrut dan melatih para calon fasilitator dari kalangan staf pengajar (15 orang staf) dan mahasiswa  sekitar 40 orang.

Keberadaan dan pendayagunaan dari mereka akan lebih diarahkan untuk memenuhi tiga agenda utama yaitu:

  1. Research & development dari berbagai teknik/metode fasilitiasi
  2. Transfer of knowledge & skill  secara internal maupun eksternal
  3. Publikasi dan pendokumentasian hasil good practices

Pendekatan yang partisipatif dan inklusif akan menjadi corak khas yang akan selalu dikedepankan dalam upaya pemenuhan semua agenda tersebut diatas.

Implementasi hasil pelatihan calon fasilitator saat ini dilakukan melalui kegiatan intervensi mahasiswa yang dilakukan di beberapa desa sekitar kampus. Hal ini akan  menjadi agenda rutin tahunan terutama setelah pelatihan untuk mahasiswa baru/adik kelas dengan melibatkan secara aktif para calon fasilitator dari kelompok mahasiswa maupun dari kelompok staf pengajar.

Setelah Beraksi

Sebagian dari mahasiswa yang telah dilatih tersebut juga diberi kesempatan untuk mengikuti kegiatan fasilitasi yang dilakukan oleh Penala Hati maupun tim konsultan dari dosen khusunya yang terlibat aktif dalam program LGSP (Local Governance Support Program) dan HSP (Health Service Program) dari USAID  sepanjang tahun 2006-2009 di beberapa kota/kabupaten di Jawa, Sumatera dan Sulawesi.

2 responses

21 03 2009
spjati

Monggo silahkan sharing pengalaman melakukan fasilitasi dari temen2 dosen dan mahasiswa baik dalam acara yang formil maupun non formil ….karena teknik fasilitasi yang sudah pernah dilatihkan tak akan berkembang dan bermanfaat jika tidak dilatih serta digunakan dalam berbagai keseempatan yang ada ….dan akhirnya terimakasih atas sharing panjenengan semua.

Salam hangat,

Topo

16 10 2009
Farid

yok pak kapan kita mulai gerak lagi untuk menghidupkan lab ToF tercinta ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: